Tradisi Qurban Sebagai Wujud Pengabdian
- Aug 10, 2017
- 3 min read
Sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya di kalangan umat muslim untuk melaksanakan qurban. Pelaksanaan tersebut sesuai ketentuan syariat pada tg 11, 12, 13 Dzulhijjah atau disebut hari tasyriq. Adapun hewan yang diqurbankan juga sudah ada ketentuannya. Tidak semua hewan dapat diqurbanan.
Dalam hal ketentuan hewan qurban ulama’ bersepakat mengenai hewan qurban yaitu yang termasuk di dalamnya “Bahiimatul ‘An’am” ( kambing, domba, sapi, kerbau, unta ). Sesuai firmanNya dalam Al Qur’an
ليذكروا اسم الله علي ما رزقهم من بهيمة الا نعام ( الحج 34 )
Artinya : “Hendaklah menyebut Allah waktu menyembelih Bahimatul ‘An’am yang telah dianugrahkan pada mereka” QS Al-Haj 34.
Aspek lain yang juga perlu diperhatikan dalam berqurban yaitu kondisi hewan qurban itu sendiri. Imam Tirmidzi dalam hal ini memberikan spesifikasi hewan qurban untuk dapat disembelih.
“Empat cacat pada binatang yang tidak cukup dalam kurban, adalah buta sebelah yang jelas butanya, sakit yang jelas sakitnya, pincang yang tampak rusuknya dan kurus yang tidak gemuk”
Tidak hanya itu hewan hewan tersebutpun dapat diqurbanan ketia telah mencapai batas usia minimal. Menyikapi hal ini 4 madzhab memberian pandangannya
Madzhab Hanafi berpendapat seekor kambing bisa dijadikan hewan qurban apabila telah sempurna usia 1 tahun, sapi berusia 2 tahun dan onta 5 tahun.
Madzhab Maliki berpendapat seekor kambing bisa dijadikan hewan qurban apabila telah sempurna usia 1 tahun dalam perhitungan tahun arab, sapi berusia 3 tahun, dan onta berusia 5 tahun
Madzhab Syafi’i berpendapat syarat untuk kambing dan sapi berusia 3 tahun sedangkan untuk domba berusia 2 tahun sedangkan unta berusia 6 tahun
Madzhab Hanbali berpendapat bahwa seekor kambing dapat diqurbankan apabila telah sempurna usia 2 tahun sedangkan unta 5 tahun
Ketentuan seseorang ketika berqurban dari salah satu hewan qurban juga dijelaskan. Satu ekor kambing boleh diqurbanan untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Pendapat ini dikemukakan oleh Imam Hanbali dan Syafii yang dikuatan oleh Imam Malik. Adapun qurban sapi menjadi tanggungan untuk 7 orang dan onta menjadi tanggungan 10 orang.
Qurban Sebagai Bentuk Pengabdian dan Nilai Sosial
Ditinjau dari segi sejarah, Qurban merupaan turunan dari kisah Nabi Ibrahim dan Ismail. Kala itu ketia Ibrahim dalam tidurnya, beliau mendapati mimpinya untu menyembelih sang anak bagaimana mungkin hal itu dilakukannya.
Akan tetapi bagaimanapun sebagai seorang hamba yang patuh dan taat pada perintah Allah maka disampaikanlah kabar tersebut pada anaknya Ismail. Ismail pun pasrah dan ikhlas akan hal itu. Dan pada akhirnya dibawalah Ismail ke suatu bukit untuk disembelih. Allah pun menunjukan kebesaranya dengan diganti nya Ismail den

gan seekor kambing.
Dari kisah tersebut sampai serang masih segar dalam ingatan kaum muslimin khususnya, bagaimana peristiwa tersebut terjadi. Yang dapat diambil dari peristiwa itu salah satunya rasa ikhlas dan pasrah kepada Allah untuk menjalankan perintahnya. Rasa ikhlas yang terwujud dari hal tersebut memberikan jalan keluar dari permasalahan yang terjadi. Hal itu patut untuk kita implikasikan pada kehidupan ini.
Yang tida kalah penting selain sebagai wujud pengabdian kepada Allah, disitu juga terdapat aspek sosial yang dapat diambil. Pada prinsipnya keyainan dalam hal syariat selalu dibarengi dengan adanya amal sholeh. Sebagaimana diterangan dalam ayat ayat Al Qur’an. Artinya Allah menginginkan adanya keseimbangan antara prinsip Hablum Minallah dan Hablum minanas.
Wujud daripada aspek sosial dalam berqurban jelas dapat kita etahui. Secara sadar atau tidak sadar pembagian daging qurban kepada orang orang yang kurang mampu atau orang orang yang berada di dekat kita itu merupakan nilai sosial yang kadangkala tidak diperhatikan oleh banyak orang. Keadilan pun terwujud dari pembagiannya. Hal ini sangat penting untuk selalu diperhatikan bahwa tidak melulu apa yang kita kerjaan hanya berdalih untuk Allah tanpa melahiran aspek sosial. “Khoirunnas Anafa’uhum Linnas”. Wallahu’alam bi Sowab.
Mari ber-Qurban kawan! Bagi kalian yang ingin menyalurkan qurban kalian khususunya alumni ke-50 bisa langsung hubungi nomer yang sudah tertera pada gambar

Comments